Selasa, 10 Juli 2018

Sintk 23

23 Analisis sintaksis daiam penelitian kata sawi bayi ini dengan cara menentukan fimgsi, kategori, dan peran yang dapat membentuk sintaksis, yaitu bentuk frasa, klausa dan bentuk kalimat. I. Frasa Frasa menjadi satuan gran atik yang terdiri dari dua kata atau lebih yang tidak melampaui batas fungsi tak klausa (Ramlan, 2001, him. 138 & 139). Frasa memiliki dua sifat, yatu: a) Frasa merupakan satuan gramatik yang terdiri dari dua kata atau lebih b) Frasa merupakan satuan yang tidak melampaui batas fungsi klausa, maksudnya frasa itu pasti tersedia dalam satu fungsi tak klausa 2. Klausa Klausa adalah satuan gramatik yang terdini dari SP baik striker O, PEL. dan KETukah tidak. Dengan ringkas, klausa itu S P to) (PEL) (KET) Tanda kurung menandakan bahwa apa yang ada dalam kurung itu bersifat manasuka, memang perlu ada, boleh juga tidak ada (Ramlan, 2001, dia 79). 3. Kalimat Setiap satuan Kalimat yang dibetasi oleh adanya jeda panjang yang memperhatikan nada akhir turun atau naik. Sesungguhnya yang menentukan saluan kalimat bukarnalah yang menjadi tidak ada, tidak ada intonasinya (Ramlan, 2001, dia. 21). Analisis kiausa periode makna-umsumya 4. Analisis klausa berdasarkan fur.gsi-fungsinya, menurut Ramlan (2001, hlm. 93) terdiri atas S (subjek). P (predikat), O (objek), PEL (pelengkap), dan KET (keterangan) Menurut Verhaar (dalam Chaer, 2015, h. 20) menjelaskan fungsi adalah kotak-kotak atau tempat-tempst dalam struktur sintaksis yang kedalamannya akan disikan kategoni-kategori tertentu. Kotak-kotak ilu benama subjek (S), predikat (P), objek (O% komplemcn (Kom), dan keterangan (Ket) Menurut Chaer (2015, hhn. 27) yang memprihatinkan kategori sintaksis adalah jenis atau tipe kata frase yang menjadi pengisi fungsi-fungsi sintaksis Kategori sintaksis berkenaan dengan istilah nomina iN), verta (V) ajektifa (A), adverbial (Adv), aumeralia (Num, preposisi (Prep), konjungsi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar